Timnas Indonesia Disebut Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup September-Oktober 2026, Lawannya Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura

Timnas Indonesia dan Hong Kong disebut akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada jeda internasional September-Maret tahun ini.

South China Morning Post (SCMP) melaporkan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 bakal menggunakan format dua kasta, dengan Indonesia menjadi penyelenggara divisi satu dan Hong Kong divisi dua.

“Belum ada konfirmasi mengenai tim-tim yang akan mengisi Divisi 1 dan Divisi 2,” tulis SCMP, Kamis (30/4/2026).

Namun, SCMP memperkirakan bahwa Divisi 2 akan diikuti oleh Timnas Indonesia, Timnas Thailand, Timnas Vietnam, Timnas Malaysia, Timnas Filipina, dan Timnas Singapura.”Belum ada konfirmasi mengenai tim-tim yang akan mengisi Divisi 1 dan Divisi 2,” tulis SCMP, Kamis (30/4/2026).

Namun, SCMP memperkirakan bahwa Divisi 2 akan diikuti oleh Timnas Indonesia, Timnas Thailand, Timnas Vietnam, Timnas Malaysia, Timnas Filipina, dan Timnas Singapura.

Prediksi Peserta Divisi 2
Sementara, untuk Divisi 2 bakal berisikan Hong Kong, Timnas Kamboja, Timnas Myanmar, Timnas Laos, dan satu di antara Timnas Brunei Darussalam dan Timnas Timor Leste.

“FIFA, Federasi Sepak Bola ASEAN, serta Asosiasi Sepak Bola Hong Kong, China telah dimintai komentar, tetapi hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan,” ujar SCMP.

Bola.com telah mencoba mengonfirmasi kabar Indonesia akan menjadi tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 kepada Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada Jumat (1/5/2026), namun belum direspons hingga berita ini tayang.

Launching di KTT ASEAN ke-47
Sebelumnya, FIFA ASEAN Cup diluncurkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam pertemuan puncak KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025.

Dia menandatangani pembaruan nota kesepahaman antara FIFA dan ASEAN bersama Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn.

Penandatanganan itu turut disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia sekaligus Ketua ASEAN 2025, Dato’ Seri Anwar Bin Ibrahim.

Momen tersebut menjadi tonggak baru kerja sama antara FIFA dan sebelas negara anggota ASEAN dalam pengembangan sepak bola kawasan.

“FIFA senang dapat terus menunjukkan dukungannya kepada komunitas ASEAN melalui peluncuran FIFA ASEAN Cup,” ucap Infantino.

“Kejuaraan ini tidak hanya berdampak di kawasan, tetapi juga akan memberi kesempatan kepada para pemain terbaik ASEAN untuk bersinar di panggung dunia. Melalui FIFA ASEAN Cup, kami menyatukan negara-negara dan memperkuat sepak bola Asia Tenggara,” tutur Infantino.

11 Negara ASEAN
Infantino menyebut angka sebelas memiliki makna istimewa dalam dunia sepak bola, sama seperti jumlah negara anggota ASEAN.

Dia berharap turnamen ini bisa menjadi simbol kebersamaan dan sumber inspirasi bagi ratusan juta penggemar di Asia Tenggara.

Sebelas negara anggota ASEAN itu ialah Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste.

“Dalam sepak bola, angka sebelas adalah angka ajaib. Bersama seluruh negara anggota, kami akan menggunakan kompetisi ini untuk menginspirasi, mendidik, dan menyatukan lebih dari 700 juta penggemar di Asia Tenggara,” kata Infantino.

 

You missed

Piala Presiden 2026: Igor Tolic Pastikan Mariano Peralta Absen Lawan Tampines Rovers, Ini Alasannya Winger anyar Persib Bandung, Mariano Peralta dipastikan belum akan menjalani debut di Piala Presiden 2026. Persib akan menjalani laga terakhir menghadapi Tampines Rovers FC pada laga lanjutan Grup A, Jumat (31/7/2026). Mariano Peralta sudah tiba di Bandung sejak Senin (27/7/2026) malam. Bahkan, pemain asal Argentina tersebut hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung menyaksikan duel Persib lawan DPMM FC, Brunai Darussalam, Selasa (28/7/2026) malam Meski sudah berada di Bandung, Peralta hingga kini belum mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya di tim Maung Bandung. Kondisi itu membuat pelatih Persib, Igor Tolic memastikan eks pemain Borneo FC Samarinda tersebut belum siap untuk dimainkan saat menghadapi Tampines nanti. “Sepertinya dia tidak akan bermain karena baru tiba. Dengan perbedaan waktu sekitar 12 hingga 14 jam, mustahil dia siap bermain hanya dalam waktu tiga hari,” jelas Igor Tolic. Proses Adaptasi Pelatih Persib asal Kroasia ini menyebutkan Peralta akan lebih dulu menjalani proses adaptasi dan pemulihan kondisi fisiknya sebelum bergabung dalam latihan bersama tim. “Jadi, sudah pasti dia tidak akan bermain pada pertandingan berikutnya. Dia akan mulai bergabung dalam latihan ketika kondisinya sudah siap. Setelah itu kami akan mempersiapkannya secara bertahap,” kata Igor Tolic. Lebih lanjut, Tolic mengatakan bahwa tim pelatih tidak ingin terburu-buru memainkan pemain baru, apalagi baru tiba beberapa hari setelah melewati perjalanan panjang. Kondisi Fisik Menurutnya, menjaga kondisi fisik seluruh pemain menjadi prioritas sebab Maung Bandung akan menghadapi jadwal yang cukup padat. “Kami harus mempersiapkan mereka untuk menjalani musim yang sangat panjang. Ini benar-benar menjadi tantangan bagi kami,” imbuh Tolic. Dalam sembilan hari ke depan, Maung Bandung masih harus menjalani tiga pertandingan, termasuk kemungkinan tampil di Surabaya apabila lolos ke fase berikutnya di Piala Presiden 2026. “Saya sendiri tidak tahu apakah harus senang atau tidak, karena kami tahu bahwa kami masih harus memainkan tiga pertandingan lagi dalam sembilan hari,” ucap Tolic. “Mungkin kami harus ke Surabaya, atau mungkin tetap di sini, saya juga belum tahu,” pungkas Tolic.