Deretan Fakta Menarik Arema FC Imbangi Malut United di BRI Super League: Serba Perdana Singo Edan

Satu poin diraih Arema FC dalam laga away menantang Malut United di BRI Super League, Sabtu (29/11/2025). Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, dua tim bermain imbang 1-1.

Malut United lebih dulu unggul lewat Tyronne Del Pino. Namun, Arema FC menyamakan keadaan di babak kedua lewat Ian Puleio.

Hasil imbang yang terasa memuaskan bagi Arema FC, karena mereka kehilangan banyak pemain di laga ini. Sebanyak 8 nama tak bisa diturunkan, seperti Betinho Filho, Matheus Blade, Arkhan Fikri dan lainnya.

Sedangkan Malut United bisa diperkuat semua pemain bintangnya, seperti Ciro Alves, David da Silva, Yakob Sayuri dan masih banyak nama lain.

Kunci kemenangan Arema FC ada pada babak kedua. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Marcos Santos berhasil membangunkan permainan Singo Edan.

Dendi Santoso, Samuel Balinsa dan Dedik Setiawan cepat beradaptasi dengan ritme permainan tim. Arema FC juga lebih memberikan perlawanan.

Dengan tambahan satu poin membuat posisi Arema FC masih berada di papan tengah, yakni, urutan 9 dengan 17 poin. Singo Edan belum bisa naik ke papan atas karena banyak kehilangan poin saat bermain di kandang sendiri. Mereka menelan 4 kekalahan. Sedangkan saat away justru belum pernah kehilangan poin.

Kembali ke pertandingan Arema FC melawan Malut United, ada tiga fakta yang terjadi, yakni fakta serba perdana yang ada di tim Singo Edan. Mulai poin perdana di Stadion Kie Raha, hingga gol pertama winger asing, Ian Puleio. Berikut faktanya.

Gol Pertama Ian Puleio

Winger asal Argentina, Ian Puleio sedang menikmati hari yang indah. Gol yang dicetaknya ke gawang Malut United tidak hanya memberikan satu poin untuk Arema FC.

Namun, itu juga gol pertamanya di Indonesia. Ini sekaligus jadi pembuktian kualitas pemain 27 tahun itu.

Sebelum laga ini, Ian dapat sorotan dari fans Arema FC. Dia dianggap kurang berkontribusi. Apalagi pekan lalu membuang kesempatan meraih kemenangan di kandang Persebaya, karena Ian dapat peluang emas terakhir gagal menuntaskannya menjadi gol.

Ian tak ingin jemawa. Dia melihat keberhasilan mencuri satu poin di kandang Malut United bukan karena jasanya. Namun, kerja pemain lain. Terutama di babak kedua.

“Tim Malut luar biasa. Ini pertandingan yang sulit. Tapi, kami lebih siap di babak kedua. Pergantian pemain juga berhasil dan kami berusaha keras sampai menit akhir,” jawab Ian.

Starter Pertama Iksan Lestaluhu
Banyaknya pemain yang absen membuat perubahan di starting eleven Arema FC. Pemain 22 tahun asal Tulehu, Ambon, itu merasakan pertama kalinya jadi starter, karena Arema FC kehabisan pemain untuk kategori U-23.

Achmad Maulana cedera sejak awal musim. Sedangkan Arkhan Fikri dan Brandon Scheunemann tidak bisa bergabunug karena baru kembali dari Timnas Indonesia U-22.

Menariknya, Iksan tidak turun diposisi aslinya sebagai bek kiri. Dia ditugaskan sebagai penyerang kiri, karena posisi bek kiri masih ditempati kapten tim Ahmad Alfarizi.

Dari sisi permainan, Iksan terlihat agak canggung karena dia belum terbiasa fokus membantu lini serang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *