Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, masih tetap mempertahankan komposisi starting eleven andalannya saat bersua Tajikistan U-17 pada Piala Kemerdekaan 2025. Hanya ada sedikit perubahan yang tersaji dari laga tersebut.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (12/8/2025) malam WIB itu, Timnas Indonesia U-17 tetap turun dengan formasi andalan serta komposisi pemain lamanya.

Dengan kata lain, komposisi tersebut masih menjadi kerangka utama Timnas U-17 meskipun Nova Arianto sebetulnya memiliki banyak opsi, termasuk dua pemain diaspora yang belum dimainkan karena hanya satu nama yang diturunkan.

Lantas, bagaimana performa dari starting eleven Timnas Indonesia U-17 saat bermain imbang melawan Timnas Tajikistan U-17 pada Piala Kemerdekaan 2025 ini? Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Pertahankan Komposisi Andalan
Nova Arianto masih terlihat mempertahankan komposisi andalannya untuk laga pertama ini. Timnas Indonesia U-17 turun dengan format yang sudah diuji beberapa tahun terakhir, yakni dengan pakem 3-4-3.

Di bawah mistar gawang, Dafa Al Gasemi diturunkan bersama tiga bek tengah sejajar, yakni I Putu Panji, Algazani Dwi, serta Mathew Baker. Ketiga bek ini sudah bermain bersama cukup lama, termasuk ketika menghadapi Piala AFF U-16 2024.

Lalu, di pos wingback kiri, Fabio Azka Irawan jadi andalan utama. Yang menarik, Nova memberikan kesempatan untuk Eizar Tanjung, bek diaspora yang saat ini bermain di Australia bersama Sydney FC di pos wingback kanan.

Di lini tengah, Tim Garuda Asia mengandalkan duet Evandra Florasta bersama Nazriel Alvaro. Adapun tiga penyerang yang dipasang di lini depan ialah Zahaby Gholy, Mierza Firjatullah, serta Fadly Alberto Hengga.

Performa Amunisi Baru
Praktis, hanya Eizar Jacob Tanjung yang menjadi satu-satunya pemain baru dalam daftar starting eleven Timnas Indonesia U-17 pada laga ini. Debut pemain diaspora berusia 16 tahun itu juga terhitung istimewa.

Dia bisa bermain penuh selama 2×45 menit untuk mengawal pos wingback kanan. Dia bahkan berkontribusi dengan mengukir satu assist setelah umpan silangnya ditanduk Fadly Alberto menjadi gol kedua.

Hadirnya Eizar memang cukup mengejutkan. Dia mengambil alih posisi yang sebetulnya dihuni Fabio Azka Irawan. Satu nama lainnya yang juga menjadi andalan di sektor ini ialah Dafa Zaidan.

Akibat hadirnya Eizar, Fabio harus digeser mengisi pos wingback kiri. Tampaknya, kualitas Eizar memang telah berhasil meyakinkan Nova Arianto, sehingga terpaksa mengubah komposisi pakem Timnas U-17.

Menanti Aksi Pemain Lainnya
Sebelumnya, Nova Arianto sempat mengisyaratkan bahwa ajang Piala Kemerdekaan 2025 ini bakal menjadi momen bagi tim pelatih untuk menjajal sejumlah pemain baru yang bergabung bersama Timnas Indonesia U-17.

“Saya mau melihat bagaimana pemain-pemain kami, opsi pemain baru seperti Noa yang baru bergabung, Eizar Jacob, Aaron Suitela, dan beberapa pemain baru hasil pantauan di EPA,” kata Nova Arianto.

Praktis, dari tiga nama yang disebutkan Nova, masih ada Aaron Suitela (Bulleen Lions U-19) dan Noha Pohan (NAC Breda Youth) yang masih belum diturunkan. Di luar nama-nama ini, ada sederet pemain anyar yang juga baru bergabung.

Mereka adalah Alfaro Dwi (SKO Surakarta), Fardan Ary (Madura United Youth), Dimas Adi (PSM Makassar U-18), Azhar Muzakki (Persebaya Surabaya Youth), Pandu Aryo (Persik Kediri Youth), hingga Djone Alexandre (Persija Jakarta U-18).

 

You missed

Rizky Ridho Ucapkan Selamat untuk Kemenangan Persib atas Persija: Ditunggu Tandang ke Jakarta Bek sekaligus kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengucapkan selamat untuk kemenangan Persib Bandung atas timnya pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Persija menyerah 0-1 dari Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (11/1/2026) sore WIB. Persija kecolongan pada menit kelima setelah blunder Bruno Tubarao berhasil dimanfaatkan oleh Beckham Putra untuk membawa Persib meraih tiga poin krusial. Bola hasil tendangan Beckham, melesat mulus masuk ke gawang Tim Macan Kemayoran Ketika sedang berjuang untuk menyamakan kedudukan, Persija malah harus bermain dengan 10 pemain. Tim berjulukan Macan Kemayoran itu kehilangan Tubarao. Ungkapan Rizky Ridho Pemain berusia 30 tahun tersebut secara ceroboh menginjak kaki Beckham Putra yang dianggap sengaja oleh wasit Ko Hyung-jin, dan berujung kartu merah langsung pada menit ke-53. Kekuatannya tereduksi, Persija makin susah untuk menyamakan kedudukan. Tim Macan Kemayoran terpaksa merelakan Persib untuk keluar sebagai pemenang, sekaligus mengamankan status juara paruh musim BRI Super League 2025/2026. “Saya mau mengucapkan selamat kepada Persib Bandung meraih tiga poin. Terima kasih untuk sambutannya dan kami tunggu di Jakarta,” ujar Rizky Ridho dalam konferensi pers setelah pertandingan. Persib Juara Paruh Musim Hasil ini membuat Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League. Tim Macan Kemayoran mencatatkan 35 poin dari 17 pertandingan. Adapun Persib terdongkrak ke singgasana BRI Super League untuk menggeser Borneo FC, lewat perolehan 38 poin dengan jumlah laga yang sama. Persija akan gantian menjadi tuan rumah untuk Persib dalam pekan ke-32 BRI Super League pada 10 Mei 2026.