Prediksi Man City Vs Chelsea di Liga Inggris: Ujian Berat The Blues di Stadion Etihad Tanpa Enzo Maresca
Chelsea akan melawat ke kandang Manchester City, Stadion Etihad, pada laga pekan ke-20 Premier League munai drama besar setelah Maresca resmi meninggalkan kursi manajer Tim London Biru setelah 18 bulan menukangi klub.
Padahal, manajer asal Italia memiliki prestasi yang cukup mentereng bersama Chelsea. Dia berhasil membawa klub asal London Barat tersebut merengkuh dua trofi bergengsi, yakni UEFA Conference League musim lalu dan Piala Dunia Antarklub 2025.
Namun, pencapaian tersebut rupanya tak cukup untuk mempertahankan kepercayaan pemilik klub, Todd Boehly dan Clearlake Capital. Jika masih bertahan, Maresca kemungkinan besar akan terus dihujani pertanyaan soal peluangnya menggantikan Pep Guardiola di Manchester City.
Namun, manajemen Chelsea memilih jalan berbeda dengan menyudahi kerja sama dengan Enzo Maresca menyusul performa buruk The Blues, yakni hanya dua kemenangan dari tujuh laga terakhir di Premier League.
Lebih jauh lagi, Chelsea cuma meraih dua kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir di semua ajang. Catatan tersebut jelas bukan modal ideal jelang lawatan ke markas Manchester City.
Stadion Etihad Kerap jadi Momok
Chelsea tercatat tak pernah menang dalam tujuh kunjungan terakhir ke Stadion Etihad di semua kompetisi. Kemenangan terakhir mereka di kandang The Citizens tersebut terjadi pada Mei 2021, saat masih dilatih Thomas Tuchel.
Sejak itu, Chelsea telah berganti pelatih permanen sebanyak tiga kali, bahkan lima kali jika termasuk pelatih isim ini, Senin (5/1/2026) dini hari WIB. Duel ini menjadi ujian berat bagi The Blues karena kini tak lagi didampingi sang manajer, Enzo Maresca.
Tak pernah ada kata sepi di Stamford Bridge. Pada awal 2026 langsung diwarnterim. Namun, mereka tetap gagal mencuri kemenangan di Manchester.
Situasi tersebut bisa semakin menggerus harapan Tim London Biru finis empat besar klasemen akhir Premier League, jika tren negatif kembali berlanjut.
Saat ini, Chelsea berada di posisi kelima klasemen, terpaut tiga poin dari Liverpool di urutan keempat atau batas akhir zona Liga Champions. Namun, jarak mereka dengan tim-tim di bawah juga sangat tipis.
Manchester United yang menguntit di peringkat keenam, hanya kalah selisih gol dari Chelsea, Sunderland di urutan ketujuh tertinggal satu poin, Brighton and Hove Albion dan Everton di tempat delapan dan sembilan tercecer dua poin.
Melawat ke Stadion Etihad dengan status tanpa kemenangan dalam tiga laga tandang terakhir jelas bukan skenario ideal bagi pelatih interim The Blues, Calum McFarlane, yang kini berharap pada sebuah keajaiban.
City Wajib Menang Demi Kejar Arsenal
Di kubu tuan rumah, Manchester City juga datang dengan tekanan tersendiri. Rentetan enam kemenangan beruntun di Premier League terhenti setelah bermain imbang tanpa gol kontra Sunderland.
Meski berakhir 0-0, duel tersebut berlangsung menarik dan menjadi momen bersejarah bagi Sunderland yang mampu memutus delapan kekalahan beruntun dari City.
Hasil itu memberi keuntungan besar bagi Arsenal, yang kini nyaman menghuni puncak klasemen. Kemenangan 4-1 atas Aston Villa pada akhir 2025 membuat The Gunners kini mendulang 45 poin, unggul empat angka atas Man City di peringkat ketiga.
Manchester City pun bisa tertinggal hingga tujuh poin jika Arsenal menang atas Bournemouth sehari sebelum laga melawan Chelsea digelar.
Prediksi Skor
Dengan sejarah pertemuan yang sangat memihak, 11 laga tanpa kekalahan atas Chelsea, The Citizens diyakini percaya diri menutup pekan ke-20 dengan kemenangan meyakinkan.
Manchester City diperkirakan akan memanfaatkan kondisi Chelsea yang rapuh. Tanpa Enzo Maresca, The Blues menghadapi tantangan yang jauh lebih berat di Etihad.
Prakiraan susunan pemain:
Manchester City (4-2-3-1): Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Ruben Dias, Josko Gvardiol, Nico O’Reilly; Tijjani Reijnders, Rodri; Rayan Cherki, Phil Foden, Jeremy Doku; Erling Haaland.
Manajer: Pep Guardiola
Chelsea (4-2-3-1): Robert Sánchez – Reece James, Wesley Fofana, Trevoh Chalobah, Malo Gusto – Andrey Santos, Enzo Fernández – Pedro Neto, Cole Palmer, Alejandro Garnacho – Joao Pedro.
Manajer: Calum McFarlane
Sumber: Sportsmole, Fotmob
