Rennes Buka Peluang Jeremy Jacquet Pergi, Chelsea Terus Pantau Bek Muda Prancis Jelang Penutupan Bursa Transfer

Chelsea kembali dikaitkan dengan bek muda potensial menjelang penutupan bursa transfer Januari. Kali ini, sorotan tertuju pada Jeremy Jacquet, bek tengah Rennes yang tampil solid di Ligue 1 musim ini.

Ketertarikan The Blues terhadap pemain berusia 20 tahun itu tidak sepenuhnya ditutup oleh pihak Rennes. Pelatih Rennes, Habib Beye, mengakui bahwa peluang transfer masih terbuka, mengingat jendela transfer masih menyisakan beberapa hari lagi.

Situasi ini membuat spekulasi semakin menguat, terlebih Chelsea tengah berupaya memperkuat lini belakang demi menjaga peluang finis di zona Liga Champions.

Habib Beye menegaskan bahwa Rennes belum mengambil keputusan final terkait masa depan Jeremy Jacquet. Ia menyebut dinamika bursa transfer masih sangat cair hingga hari terakhir.

“Masih ada beberapa hari lagi di bursa transfer. Apa pun bisa terjadi. Kami ingin situasinya tetap setenang mungkin,” ujar Beye kepada awak media.

Pernyataan tersebut membuka peluang bagi Chelsea untuk bergerak cepat. Dengan bursa transfer Januari dijadwalkan ditutup pada 2 Februari, waktu menjadi faktor krusial jika The Blues serius ingin mengamankan tanda tangan Jacquet.

Beberapa laporan bahkan menyebutkan opsi peminjaman kembali ke Rennes hingga akhir musim sebagai skenario yang memungkinkan, jika Chelsea merekrut Jacquet dalam waktu dekat.

Chelsea Butuh Tambahan di Lini Belakang
Meski Chelsea mencatatkan dua clean sheet dalam dua laga terakhir, keraguan terhadap ketangguhan lini belakang mereka masih mengemuka. Konsistensi menjadi isu utama bagi skuad asuhan Liam Rosenior dalam persaingan menuju empat besar Premier League.

Sejumlah pemain belakang Chelsea mendapat sorotan musim ini. Trevoh Chalobah dan Wesley Fofana kerap menuai kritik, sementara Levi Colwill dan Tosin Adarabioyo tengah berkutat dengan cedera.

Dalam situasi tersebut, kehadiran Jacquet dinilai bisa menjadi solusi jangka pendek sekaligus investasi masa depan.

Statistik Jacquet Menarik Perhatian
Meski masih berusia 20 tahun, Jeremy Jacquet telah menunjukkan kedewasaan bermain yang menonjol di Ligue 1. Bek asal Prancis itu mencatatkan persentase kemenangan duel udara sebesar 74 persen musim ini.

Catatan tersebut bahkan lebih baik dibandingkan seluruh bek Chelsea yang tersedia musim ini. Di era sepak bola modern yang semakin dipengaruhi situasi bola mati, kemampuan duel udara Jacquet menjadi nilai tambah yang signifikan.

Jika didatangkan, Jacquet diyakini mampu memberi kedalaman sekaligus kompetisi sehat di lini pertahanan Chelsea.

Tekanan dan Harapan di Era Liam Rosenior
Liam Rosenior kini tercatat sebagai pelatih permanen keenam Chelsea sejak 2021. Kondisi ini memunculkan skeptisisme terkait stabilitas jangka panjang klub, termasuk soal apakah Rosenior adalah sosok yang tepat untuk membawa Chelsea kembali ke papan atas.

Di satu sisi, Rosenior tetap harus bertanggung jawab atas hasil tim. Namun, seringnya pergantian pelatih juga dinilai menghambat perkembangan skuad yang dipenuhi pemain muda berbakat.

Chelsea dinilai membutuhkan stabilitas dan kesabaran, baik dengan Rosenior saat ini maupun pelatih berikutnya di masa depan. Kehadiran pemain muda seperti Jeremy Jacquet bisa menjadi bagian penting dari proses tersebut, jika The Blues benar-benar ingin membangun fondasi jangka panjang yang kuat.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *