Tembus Partai Puncak Carabao Cup 2025/2026, Man City Pertegas Status Raja Final Turnamen Domestik
Manchester City berhasil menembus final Carabao Cup musim ini setelah mendepak Newcastle United pada semifinal. Pencapaian tersebut membuat City menjadi klub Premier League dengan jumlah final domestik terbanyak sejak Pep Guardiola menangani klub.
The Citizens menjamu Newcastle di Stadion Etihad pada laga leg kedua semifinal Carabao Cup musim ini, Kamis (05/02/2026) dini hari WIB. Bermain di kandang sendiri, Manchester City sukses menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Trigol kemenangan Man City dicetak Omar Marmoush pada menit ke-7 dan 29′, serta Tijjani Reijnders menit ke-32. Sementara itu, gol tunggal The Magpies disarangkan Anthony Elanga pada menit ke-62.
Berkat hasil tersebut, Manchester City melenggang ke final Carabao Cup musim ini dengan keunggulan agregat 5-1. Pada pertemuan pertama yang berlangsung di St James’ Park, 14 Januari lalu, Manchester City tampil percaya diri dan sukses memetik kemenangan 2-0.
Pada partai puncak, The Citizens akan meladeni Arsenal di Stadion Wembley, 23 Maret mendatang. The Gunners sukses menembus final Carabao Cup musim ini setelah menyingkirkan Chelsea dengan agregat 4-2.
Raja Final Domestik
Dengan lolos ke partai puncak Carabao Cup musim ini, Manchester City menorehkan sejarah baru. Berdasarkan statistik yang dicatat Squawka, sejak Pep Guardiola duduk di kursi manajer pada musim 2016/2017, Man City telah sembilan kali lolos ke final turnamen domestik.
Dari sembilan final tersebut, enam di antaranya berhasil meraih gelar juara, dengan perincian empat di Carabao Cup dan dua lainnya di Piala FA. Mereka pun mempertegas status sebagai raja final turnamen domestik, karena menjadi yang terbanyak dibanding klub Premier League lainnya dalam periode yang sama.
“Dalam 10 tahun, kami lima kali mencapai final Carabao Cup. Itu luar biasa. Top, top, top. Selain musim lalu, kami telah menjadi mesin yang luar biasa dari hari ke hari dan itu sangat bagus,” ucap Pep Guardiola.
Lini Depan Tajam
Menatap duel kontra Arsenal di final Carabao Cup musim ini, Manchester City berbekal lini depan yang tajam. Pasukan Guardiola tersebut telah mencetak 49 gol di Premier League, unggul atas Arsenal yang mengoleksi 46 gol.
Catatan sejarah juga berpihak pada City. Di bawah asuhan Guardiola, Manchester City selalu menang dalam empat final Carabao yang mereka jalani. Artinya, meski Arsenal lebih difavoritkan di atas kertas, pengalaman dan tradisi City di kompetisi ini tak bisa dipandang remeh.
Jika Guardiola mampu membawa City meraih gelar EFL Cup kelima, kisah itu akan terasa semakin puitis. Pasalnya, trofi pertama manajer asal Spanyol tersebut bersama Manchester City juga datang dari EFL Cup, yang diraih setelah mengalahkan Arsenal pada final 2018.
