Terungkap! Arsenal Ternyata Harus Bayar Rp31 Miliar ke Southampton karena Klausul Unik Alex Oxlade-Chamberlain

Arsenal memang meraup keuntungan besar saat melepas Alex Oxlade-Chamberlain ke Liverpool pada 2017. Saat itu, The Gunners menerima 35 juta pound, sekitar Rp774 miliar, yang bisa meningkat menjadi 40 juta pound, sekitar Rp884 miliar, menjadikannya penjualan terbesar dalam sejarah klub hingga kini.

Namun, di balik transfer tersebut, Arsenal ternyata harus merogoh kocek 1,4 juta pound, atau sekitar Rp31 miliar, untuk dibayarkan kepada Southampton karena sebuah klausul unik dalam kontrak sang pemain.

Oxlade-Chamberlain memulai karier profesionalnya di Southampton sebelum pindah ke Arsenal pada 2011 dengan biaya awal 12 juta pound, plus tambahan bonus 3 juta pound.

Salah satu klausul tersembunyi dalam kontraknya ternyata cukup unik: Arsenal wajib membayar 10 ribu pound setiap kali Oxlade-Chamberlain bermain minimal 20 menit.

Spekulasi mengenai klausul ini semakin menarik perhatian ketika publik menyadari pola Arsène Wenger sering menurunkan Oxlade-Chamberlain sebagai pemain pengganti, atau memasukkannya setelah menit ke-71. Dari 198 penampilan bersama Arsenal, ia hanya tampil sebagai starter dalam 115 laga.

Klausul ini kembali dibahas dalam That Peter Crouch Podcast pada 2024, di mana Steve Sidwell dan Peter Crouch terkejut dengan keberadaannya. “Setiap 20 menit? Itu gila,” ujar Crouch menanggapi dengan heran.

Keuntungan Besar untuk Southampton
Berkat klausul tersebut, Southampton mendapatkan 1,4 juta pound tambahan selama enam tahun Oxlade-Chamberlain membela Arsenal.

Oxlade-Chamberlain tercatat tampil lebih dari 20 menit dalam 85 laga Premier League, 25 laga Liga Champions, 18 pertandingan Piala FA, dan sembilan partai Piala Liga Inggris.

Meski Arsenal kehilangan uang lebih banyak dari yang diperkirakan, kesepakatan ini jelas menguntungkan Southampton, yang berhasil mendapatkan pemasukan ekstra tanpa perlu mengeluarkan usaha tambahan.

Laga Nostalgia: Arsenal vs Liverpool
Kini, Oxlade-Chamberlain berstatus free agent setelah terakhir bermain dua musim bersama Besiktas usai meninggalkan Liverpool pada 2023.

Meski tak lagi berada di Premier League, ia dipastikan akan menjadi penonton spesial saat dua mantan klubnya, Liverpool dan Arsenal, bertemu di Anfield.

Kedua tim sama-sama mengawali musim Premier League 2025/2026 dengan dua kemenangan. Arsenal berada di puncak klasemen berkat selisih gol setelah menundukkan Manchester United 1-0 dan menghancurkan Leeds United 5-0.

Sementara itu, Liverpool asuhan Arne Slot meraih kemenangan dramatis: 4-2 atas Bournemouth dan 3-2 kontra Newcastle United lewat gol penentu Rio Ngumoha pada menit ke-100.

Statistik menunjukkan Liverpool sudah enam laga beruntun gagal menang melawan Arsenal di Premier League, dengan kemenangan terakhir terjadi pada Maret 2022. Bahkan, untuk menemukan kemenangan di Anfield, harus kembali ke 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *