Solid di Belakang dan Tajam di Depan jadi Kunci Sukses Arema FC Bungkam Persis

Arema FC berhasil meraih kemenangan pada pekan ke-28 BRI Super League musim ini. Bermain di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026) sore WIB, tim besutan Marcos Santos itu menekuk Persis Solo dua gol tanpa balas.

Winger asal Brasil, Gabriel ‘Gabi’ Silva jadi pahlawan kemenangan Arema dengan brace yang dibuat pada menit ke-15 dan 52′. Hasil tersebut untuk sementara membuat Arema naik dua tingkat ke urutan sembilan klasemen sementara BRI Super League dengan 38 poin.

Arema FC semringah dengan kemenangan tersebut. Begitu juga dengan sang pelatih Marcos Santos.

“Sebenarnya ini pertandingan yang sulit, karena Persis mengganti banyak pemain pada putaran kedua. Mereka juga tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan. Gabi membuat dua gol karena kerja keras dia dan tim. Kami senang, begitu juga dengan Aremania,” kata pelatih asal Brasil itu.

Solid di Belakang dan Tajam di Depan
Pada babak pertama, Arema FC tampil hati-hati tetapi efektif. Mereka menunggu Persis memainkan bola lalu memberikan balasan dengan serangan cepat.

Taktik tersebut juga diperlihatkan pada pekan lalu. Mereka membawa pulang tiga poin dari markas Persita Tangerang.

“Kami senang melihat pemain belakang yang luar biasa. Mereka tidak kebobolan lagi. Julian Guevara, Hansamu Yama, Betinho, Ahmad Alfarizi, Lucas Frigeri dan lainnya bekerja keras. Begitu juga pemain depan ikut membantu pertahanan. Itu membuat gawang kami aman,” tegas pelatih 46 tahun ini.

Dia juga memuji skema serangan yang dibuat. Tim Singo Edan tidak bergantung pada ujung tombaknya, seperti Joel Vinicius atau Dalberto Luan. Sebab, Gabi yang berposisi winger justru mencetak dua gol.

“Kami bermain dengan satu striker. Tetapi Gustavo Franca dan Gabi bisa sewaktu-waktu muncul di posisi yang bebas,” terangnya.

Kembalinya Dukungan Aremania
Dalam laga ini, Marcos juga memberikan apresiasi kepada Aremania. Meski hanya dua ribu suporter hadir langsung ke stadion, tetapi mereka memberikan dukungan yang sesungguhnya.

“Terima kasih kepada Aremania. Mereka tetap memberikan dukungan ketika posisi tertekan. Dengan nyanyiannya, mereka membuat pemain kembali bersemangat,” pujinya.

Pada awal pertandingan, performa Arema memang kurang greget. Biasanya, suporter langsung memberikan kritik.

Modal Positif
Namun, dalam laga ini mereka memberikan dukungan positif. Sehingga Ahmad Alfarizi dkk. tidak mereka terbebani. Justru setelah unggul permainannya lebih lepas.

Ini jadi modal positif bagi Arema karena dihadapkan dengan dua laga berat beruntun. Pertama adalah away ke markas Persib Bandung dan menjamu Persebaya Surabaya.

“Kami akan analisa tim untuk melawan Persib lebih dulu. Setelah itu baru memikirkan tentang Persebaya,” tegasnya.

You missed

Piala Presiden 2026: Igor Tolic Pastikan Mariano Peralta Absen Lawan Tampines Rovers, Ini Alasannya Winger anyar Persib Bandung, Mariano Peralta dipastikan belum akan menjalani debut di Piala Presiden 2026. Persib akan menjalani laga terakhir menghadapi Tampines Rovers FC pada laga lanjutan Grup A, Jumat (31/7/2026). Mariano Peralta sudah tiba di Bandung sejak Senin (27/7/2026) malam. Bahkan, pemain asal Argentina tersebut hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung menyaksikan duel Persib lawan DPMM FC, Brunai Darussalam, Selasa (28/7/2026) malam Meski sudah berada di Bandung, Peralta hingga kini belum mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya di tim Maung Bandung. Kondisi itu membuat pelatih Persib, Igor Tolic memastikan eks pemain Borneo FC Samarinda tersebut belum siap untuk dimainkan saat menghadapi Tampines nanti. “Sepertinya dia tidak akan bermain karena baru tiba. Dengan perbedaan waktu sekitar 12 hingga 14 jam, mustahil dia siap bermain hanya dalam waktu tiga hari,” jelas Igor Tolic. Proses Adaptasi Pelatih Persib asal Kroasia ini menyebutkan Peralta akan lebih dulu menjalani proses adaptasi dan pemulihan kondisi fisiknya sebelum bergabung dalam latihan bersama tim. “Jadi, sudah pasti dia tidak akan bermain pada pertandingan berikutnya. Dia akan mulai bergabung dalam latihan ketika kondisinya sudah siap. Setelah itu kami akan mempersiapkannya secara bertahap,” kata Igor Tolic. Lebih lanjut, Tolic mengatakan bahwa tim pelatih tidak ingin terburu-buru memainkan pemain baru, apalagi baru tiba beberapa hari setelah melewati perjalanan panjang. Kondisi Fisik Menurutnya, menjaga kondisi fisik seluruh pemain menjadi prioritas sebab Maung Bandung akan menghadapi jadwal yang cukup padat. “Kami harus mempersiapkan mereka untuk menjalani musim yang sangat panjang. Ini benar-benar menjadi tantangan bagi kami,” imbuh Tolic. Dalam sembilan hari ke depan, Maung Bandung masih harus menjalani tiga pertandingan, termasuk kemungkinan tampil di Surabaya apabila lolos ke fase berikutnya di Piala Presiden 2026. “Saya sendiri tidak tahu apakah harus senang atau tidak, karena kami tahu bahwa kami masih harus memainkan tiga pertandingan lagi dalam sembilan hari,” ucap Tolic. “Mungkin kami harus ke Surabaya, atau mungkin tetap di sini, saya juga belum tahu,” pungkas Tolic.