Spanyol pastikan cara ke perempat final UEFA Nations League dan kemenangan 2-1 melebarkan keunggulan mereka atas Denmark yang ada pada posisi ke-2 menjadi enam point dengan 1 laga sisa.

Striker Villarreal Perez memberikan umpan ke Mikel Oyarzabal untuk gol pembuka dan cetak gol ke-2 La Roja untuk amankan kemenangan di Kopenhagen, dengan Gustav Isaksen mengecilkan ketinggalan diakhir laga untuk tuan-rumah.

Luis de la Fuente tidak diperkokoh winger Barcelona Lamine Yamal yang luka dan Rodri yang mangkir lama, dan cuma bermain dengan 3 pemain yang main di final Kejuaraan Eropa panas musim ini menantang Inggris.

Perez nyaris bawa Spanyol unggul tapi sepakannya mengenai tiang gawang sesudah Pedro Porro mengoperkan bola padanya dengan umpan rendah yang cerdas.

Penyerang itu justru menjadi pengumpan tiga menit selanjutnya saat dia memberikan umpan ke Oyarzabal untuk menuntaskan gerakan team yang bagus.

Unggul Segala hal
Spanyol unggul dan cuma memberi sedikit kesempatan ke Denmark dan tidaklah heran saat mereka melipatgandakan keunggulan mereka.

UEFA Nations League

Playmaker Barcelona Dani Olmo memberikan umpan ke Perez, yang cetak gol dengan penuntasan medis.

Perez semestinya cetak gol ke-2 saat ada pada posisi yang pas, tapi sepakannya melebar.

De la Fuente memberi peluang ke pemain tengah Barcelona Marc Casado, yang sudah menjadi pemain masih tetap timnya, untuk lakukan kiprah di timnas.

Berita jelek untuk Spanyol tiba dari lukanya Alex Baena dan Martin Zubimendi, saat sebelum gol Isaksen di beberapa menit terakhir.

Pemain depan itu jatuhkan David Raya sesudah Fabian Ruiz mengoperkan bola kembali lagi ke penjaga gawang Arsenal dan bola berbelok ke gawang.

Raya membayar kekeliruannya dengan pengamanan cemerlang untuk gagalkan usaha Skov Olsen di saat tambahan dan pastikan teamnya menjaga tiga point.

Spanyol, yang tak pernah kalah di dalam 15 laga di semua persaingan, akan hadapi Swiss di hari Senin dalam laga paling akhir group Nations League.

 

You missed

Piala Presiden 2026: Igor Tolic Pastikan Mariano Peralta Absen Lawan Tampines Rovers, Ini Alasannya Winger anyar Persib Bandung, Mariano Peralta dipastikan belum akan menjalani debut di Piala Presiden 2026. Persib akan menjalani laga terakhir menghadapi Tampines Rovers FC pada laga lanjutan Grup A, Jumat (31/7/2026). Mariano Peralta sudah tiba di Bandung sejak Senin (27/7/2026) malam. Bahkan, pemain asal Argentina tersebut hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung menyaksikan duel Persib lawan DPMM FC, Brunai Darussalam, Selasa (28/7/2026) malam Meski sudah berada di Bandung, Peralta hingga kini belum mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya di tim Maung Bandung. Kondisi itu membuat pelatih Persib, Igor Tolic memastikan eks pemain Borneo FC Samarinda tersebut belum siap untuk dimainkan saat menghadapi Tampines nanti. “Sepertinya dia tidak akan bermain karena baru tiba. Dengan perbedaan waktu sekitar 12 hingga 14 jam, mustahil dia siap bermain hanya dalam waktu tiga hari,” jelas Igor Tolic. Proses Adaptasi Pelatih Persib asal Kroasia ini menyebutkan Peralta akan lebih dulu menjalani proses adaptasi dan pemulihan kondisi fisiknya sebelum bergabung dalam latihan bersama tim. “Jadi, sudah pasti dia tidak akan bermain pada pertandingan berikutnya. Dia akan mulai bergabung dalam latihan ketika kondisinya sudah siap. Setelah itu kami akan mempersiapkannya secara bertahap,” kata Igor Tolic. Lebih lanjut, Tolic mengatakan bahwa tim pelatih tidak ingin terburu-buru memainkan pemain baru, apalagi baru tiba beberapa hari setelah melewati perjalanan panjang. Kondisi Fisik Menurutnya, menjaga kondisi fisik seluruh pemain menjadi prioritas sebab Maung Bandung akan menghadapi jadwal yang cukup padat. “Kami harus mempersiapkan mereka untuk menjalani musim yang sangat panjang. Ini benar-benar menjadi tantangan bagi kami,” imbuh Tolic. Dalam sembilan hari ke depan, Maung Bandung masih harus menjalani tiga pertandingan, termasuk kemungkinan tampil di Surabaya apabila lolos ke fase berikutnya di Piala Presiden 2026. “Saya sendiri tidak tahu apakah harus senang atau tidak, karena kami tahu bahwa kami masih harus memainkan tiga pertandingan lagi dalam sembilan hari,” ucap Tolic. “Mungkin kami harus ke Surabaya, atau mungkin tetap di sini, saya juga belum tahu,” pungkas Tolic.